This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label SSH. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SSH. Tampilkan semua postingan

Rabu, 22 Mei 2013

Cara pakai SSH

Salah satu cara untuk membuat tunnel adalah dengan memanfaatkan software bitvise Cara Menggunakan SSH Dengan Software Bitvise. Software ini cukup mudah di gunakan dan dijamin gratis. Adapun cara instalasi dan konfigurasinya adalah sebagai berikut :

  1. Downdload software nya disini
  2. Ikuti proses instalasinya sampai selesai
  3. Setelah proses instalasi selesai jalankan software nya.
  4. Masuk ke menu option, atur seperti gambar berikut. 

  5. Setelah itu pindah ke menu Services.
  6. lihat gambar diatas, pada bagian SOCKS / HTTP Proxy Forwarding tandai pada tulisan "Enabled"Listen Interface : 127.0.0.1 Listen Port : 1080 (bisa di isi sembarang angka asal tidak bentrok dengan port lain) Server Bind Interface : 0.0.0.0
  7. Sekarang ke menu Login
  8. Pada bagian server :Host : isi dengan ip address server (ambil salah satu disini) Port : 22 Pada bagian Authentication:Username : nama user Initial Method : password Password : passwordnya Tandai Store encrypted passwords in profile
  9. Klik Login, tunggu sampai proses selesai di tandai dengan keterangan Initializing SOCKS / HTTP CONNECT proxy on 127.0.0.1:xxxx succeeded. (xxxx = port anda)

Demikian  Cara Menggunakan SSH Dengan Software Bitvise.
Sock proxy siap di gunakan untuk browsing atau keperluan lain.

Jumat, 03 Mei 2013

Sejarah SSH


Oke teman-teman mungkin ada yang penasaran dengan sejarah SSH. Postingan saya kali ini akan membahas tentang sejarah SSH. Tapi saya mohon maaf sebelumnya, karena sejarah SSH saya comot dari Mas WIKI.
Pada tahun 1995, Tatu Ylönen, seorang peneliti di Helsinki University of Technology, Finlandia, merancang versi pertama protokol (sekarang disebut SSH-1) karena didorong oleh peristiwa serangan pembongkaran sandi di jaringan universitas. Tujuan dari pembuatan SSH adalah untuk menggantikan fungsi rlogin, TELNET, dan rsh protokol, yang tidak memberikan otentikasi kuat atau menjamin kerahasiaan. Ylönen merilis SSH sebagai freeware pada bulan Juli 1995, dan tool tersebut berkembang dengan cepat untuk mendapatkan popularitas. Menjelang akhir 1995, basis pengguna SSH telah tumbuh hingga 20.000 pengguna di lima puluh negara.
Pada bulan Desember 1995, Ylönen mendirikan SSH Communications Security untuk memasarkan dan mengembangkan SSH. Versi asli dari software yang digunakan SSH adalah berbagai potongan perangkat lunak bebas, seperti GNU libgmp, tetapi versi yang dikeluarkan oleh Secure SSH Communications semakin berkembang menjadi perangkat lunak berpemilik.
Pada tahun 1996, sebuah versi revisi protokol dirancang, SSH-2, yang tidak cocok dengan SSH-1. Fitur SSH-2 mencakup kedua fitur keamanan dan peningkatan perbaikan atas SSH-1. Keamanan yang lebih baik, misalnya, datang melalui algoritma pertukaran kunci Diffie-Hellman dan pemeriksaan dengan integritas yang kuat melalui kode otentikasi pesan. Fitur baru dari SSH-2 mencakup kemampuan untuk menjalankan sejumlah sesi shell melalui satu koneksi SSH.
Pada tahun 1998 ditemukan kerentanan yang digambarkan dalam 1,5 SSH sehingga memungkinkan masuknya konten yang tidak sah ke dalam aliran data SSH terenkripsi karena integritas data tidak mencukupi perlindungan dari CRC-32 yang digunakan dalam protokol versi ini. Sebuah perbaikan (SSH Compentation Attack Detector) diperkenalkan ke dalam banyak implementasi.
Pada tahun 1999, pengembang menginginkan versi perangkat lunak bebas untuk tersedia kembali seperti rilis 1.2.12, yang lebih tua dari program ssh asli, yang terakhir dirilis di bawah lisensi open source. OSSH Björn Grönvall ini kemudian dikembangkan berdasarkan basis kode ini. Tak lama kemudian, para pengembang OpenBSD menggunakan kode Grönvall untuk melakukan pengembanga yang lebih luas di atasnya, sehingga terciptalah OpenSSH, yang dimasukkan dalam rilis OpenBSD 2.6. Dari versi ini, sebuah cabang "portable" dibentuk untuk dapat memportingkan OpenSSH pada sistem operasi lain.
Diperkirakan, sejak tahun 2000, terdapat lebih dari 2.000.000 pengguna SSH.
Pada tahun 2005, OpenSSH adalah satu-satunya aplikasi ssh yang paling populer, yang diinstal secara default dalam sejumlah besar sistem operasi. Sementara itu, OSSH telah menjadi usang.
Pada tahun 2006, protokol SSH-2 yang telah disebutkan di atas, diusulkan untuk menjadi Standar Internet dengan penerbitan oleh IETF "secsh" work group dari RFC (lihat referensi).
Pada tahun 2008 sebuah kelemahan kriptografi ditemukan pada SSH-2 yang memungkinkan pengambilan sampai 4 byte plaintext dari aliran data SSH tunggal di bawah kondisi khusus. Namun hal ini telah diperbaiki dengan mengubah mode enkripsi standar OpenSSH 5,2.
Sekian postingan saya kali ini semoga bermanfaat bagi teman-teman walau artikel COPAS-an. hehehe

Salam Asem Telu...

Intro SSH

Asem Telu lovers akhirnya kita berjumpa lagi. Baik, kali ini yang akan di bahas di asem-telu.blogspot.com adalah SSH / Secure Shell / es teh dll. Mungkin ada dari temen-temen yang belum mengenal SSH dan tidak tahu dengan SSH, kalau begitu saya saya dengan bangga akan mengenalkan teman-teman dengan SSH, tapi maaf ya saya ga punya alamat dan nomor hape SSH.. #garing

Mungkin dimulai dari pengertian SSH kale yaaa... hehehe
Secure Shell atau SSH adalah protokol jaringan yang memungkinkan pertukaran data melalui saluran aman antara dua perangkat jaringan. Terutama banyak digunakan pada sistem berbasis Linux dan Unix untuk mengakses akun shell, SSH dirancang sebagai pengganti Telnet dan shell remote tak aman lainnya, yang mengirim informasi, terutama kata sandi, dalam bentuk teks sederhana yang membuatnya mudah untuk dicegat. Enkripsi yang digunakan oleh SSH menyediakan kerahasiaan dan integritas data melalui jaringan yang tidak aman seperti Internet. --Wikipedia
Masih belum mudheng juga? Astaghfilloh... Sungguh terlalu, tenang-tenang namanya orang belajar emang harus pelan-pelan dan teratur.
SSh dapat kita analogikan sebuah Jalan tol dimana tidak ada pengganggu ataupun maupun traffic lights yang dapat mengganggu kenyamanan kita dalam berlalu lintas.
Didalam internet banyak terdapat orang jahat yang bisa dengan leluasa mencuri data kita untuk hal-hal yang tidak kita inginkan, tapi kalau kita memakai SSH kita tidak mungkin kehilangan data, karena didalam SSH terdapat enkripsi data yang akan mempersulit orang awam hingga PRO untuk mengerti isi data tersebut. Jadi kita akan merasa aman dan damai dalam koneksi SSH.

Sekarang esensi SSH menjadi teracuni dan tercemar akibat keinginan manusia untuk selalu lebih dan lebih.misalnya di Indonesia terdapat kebijakan pemblokiran situs porno. Nah SSH merupakan salah satu cara untuk melarikan diri dari pemblokiran. Karena dalam SSH terjadi penembakan server luar negeri yang bebas akan pemblokiran situs. Dan lagi akses internet yang sangat mahal menuntut masyarakat indonesia untuk kreatif, yaitu dengan memanfaatkan cara kerja tuneling dalam SSH sehingga kaum GERETONGER (termasuk saya) dapat mendapatkan akses internet gratis tanpa kuota dan tanpa batas kecepatan.
mungkin saya rasa cukup postingan kali ini, di lain kesempatan mungkin saya akan membahas SSH lebih lanjut dan menunjukan cara memakai SSH. Jadi tetep stay tune ya di asem-telu.blogspot.com...

Salam GERETONGAN ala Asem Telu.....

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...