This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 22 Mei 2013

Cara install wine 1.5

Wine merupakan program yang memungkinkan Anda menjalankan aplikasi berbasis Windows pada Linux. Selain itu, Wine juga dapat digunakan pada Mac OS X, Solaris dan BSD. Aplikasi yang sering Anda gunakan di Windows seperti Microsoft Office, Winamp, aplikasi editor grafik, dll. dapat berjalan di Linux dengan bantuan Wine. Jadi bagi Anda yang masih terbiasa dengan aplikasi-aplikasi Windows tidak usah khawatir saat Anda bermigrasi ke Linux. Walaupun demikian, tersedia pula berbagai aplikasi padanan yang lebih variatif di GNU/Linux. Terlebih sebagian besar aplikasi padanan tersebut legal untuk digunakan dan didistribusikan (open source). 
install wine on linux
Sumber: winehq.org
Berikut beberapa cara untuk menginstall Wine 1.5.22 di beberapa distro GNU/Linux.
Ubuntu dan Linux Mint
  • Melalui Ubuntu Software Center / Software Manager
    • Menu – System Tools – Administration – Software Manager
    • Ketikkan 'wine' dan install Wine
      install wine on linux
  •  Melalui Terminal
    sudo add-apt-repository ppa:ubuntu-wine/ppa
    sudo apt-get update
    sudo apt-get install wine1.5
    Saat proses instalasi, akan muncul gambar seperti dibawah. PIlih dengan tekan tombol panah kiri atau kanan kemudian tekan Enter.

    install wine on linuxinstall wine on linux
    Kemudian install winetricks
    sudo apt-get install winetricks 
    Setelah Wine terinstall, lakukan konfigurasi Wine
    winecfg
    install wine on linux
     
    Proses instalasi Wine pada Ubuntu/ Linux Mint selesai.


    C
    oba jalankan aplikasi Windows (misal notepad.exe) dengan Wine 

    wine notepad.exe

Install Dualboot Windows 7 dengan Ubuntu 12.10


 ubuntu-12.10

18 Oktober lalu Ubuntu 12.10 Quantal Quetzal telah resmi dirilis dengan membawa banyak sekali perubahan dan dukungan untuk teknologi terbaru. Pada artikel kali ini SmilePedia akan memberikan tutorial bagaimana cara menginstal Ubuntu 12.10 dengan Windows 7. Menginstal Ubuntu 12.10 sangatlah gampang karena proses penginstalan menggunakan interface yang user friendly.
Baiklah sobat Smile, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah dengan menyiapkan partisi kosong secukupnya untuk menginstal Ubuntu. Pengguna baru yang belum pernah menginstal OS Linux sebaiknya mempelajadi terlebih dahulu proses pembuatan partisi untuk menghindari risiko kehilangan data atau terhapusnya OS lain yang sudah terinstal. Anda juga dapat merujuk ke artikel ini untuk mempelajari cara pembuatan partisi.

Kedua, siapkan dulu live DVD/USB installer Ubuntu 12.10 yang akan Anda gunakan. Pada tutorial ini saya menggunakan USB untuk menginstal Ubuntu 12.10. Bagi yang ingin membuat installer via USB silahkan Anda pelajari halaman ini. Anda yang belum memiliki file iso Ubuntu silahkan download di halaman ini.

Untuk pemula, backup dulu file-file dan dokumen penting milik Anda ke media lain karena data dan file-file yang Anda hapus selama proses instalasi tidak dapat dikembalikan lagi alias lenyap.

Lakukan booting pada live DVD/USB Ubuntu 12.10. Ketika masuk ke layar selanjutnya pilihlah "Try Ubuntu Without Installing" untuk memastikan apakah Ubuntu berjalan pada perangkat Anda.

Setelah Anda masuk ke desktop Ubuntu, Anda dapat mencicipi terlebih dahulu sebelum OS ini diinstal. Jika sudah puas dan yakin ingin diinstal, double klik icon "Install Ubuntu 12.10"  pada desktop.


Pada jendela yang muncul, pilihlah bahasa yang Anda sukai atau biarkan dalam pilihan default (english). Klik "Continue" untuk lanjut ke langkah berikutnya.


Pada jendela selanjutnya yang muncul, klik saja "Continue" untuk melanjutkan. Karena halaman ini hanya untuk memeriksa kesiapan perangkat Anda. Saran saya putuskan saja koneksi internet karena jika Anda menginstal third party software akan membuat proses instalasi sangat lama.


Pada jendela Wireless, pilih opsi "I don't want to connect to a wi-fi network right now" lalu klik Continue.


Pada jendela Installation type, karena kita akan menginstal dual boot maka pilih opsi "Something else".


Nah, pada langkah ini Anda dihadapkan pada susunan partisi hardisk. Pada langkah ini berhati-hatilah agar tidak terjadi kesalahan memilih partisi yang Anda gunakan untuk menginstal Ubuntu karena jika salah maka isi partisi itu akan lenyap. Anda harus mengingat-ingat ukuran partisi yang telah Anda buat sebelumnya.

Jika sudah yakin, pilihlah partisi yang akan Anda gunakan lalu tekan tombol minus (-) untuk menghapus partisi sehingga Anda mendapatkan partisi "free space". Kemudian pilih partisi free space tersebut dan klik tombol (+) untuk membuat partisi baru.


Setelah tombol (+) maka akan muncul jendela Creat partition. Partisi pertama yang akan kita buat adalah partisi "swap". Pada opsi "Size", isikan kapasitas swap sesuai kebutuhan Anda. Pada contoh ini saya mengisikan swap sebesar 1025 MB atau sekitar 1 GB. Kemudian pada opsi yang lain Anda sesuaikan dengan gambar. Pada opsi "Use as" silahkan pilih "swap area" pada drop down menu. Klik OK jika sudah selesai.


Pilih lagi partisi free space dan klik tombol (+) untuk membuat partisi root (/). Pada jendela Creat Partition, tentukan ukuran root dalam satuan MB pada opsi "Size". Partisi root ini adalah partisi tempat dimana sistem akan diinstal. Jika pada Windows, partisi root sama dengan partisi C. Contoh ini saya mengisikan 35000 MB atau 35 GB untuk sistem saya. Pada opsi "Use as", pilih "Ext4 journaling file system" dan pada opsi "Mount point" pilihlah tanda "/". Opsi yang lain sesuaikan dengan gambar.


Nah, partisi terakhir yang akan kita buat adalah partisi home. Partisi ini bersifat pilihan, maksudnya Anda tidak harus membuatnya secara terpisah dengan partisi "/". Namun agar lebih baik jika kita membuat partisi "/home" terpisah dengan "/". Pilih partisi free space sekali lagi dan klik tombol (+). Pada jendela Creat Partition, tentukan besar ukuran partisi /home yang akan Anda buat. Pada contoh ini saya menggunakan semua sisa yang ada yaitu sebesar 39789 MB. Untuk opsi yang lainnya, Anda sesuaikan dengan gambar di bawah ini dan jangan lupa pada opsi Mount point Anda pilih "/home".


Akhirnya semua partisi sudah selesai di buat, tekan tombol "Install Now" untuk menjalankan instalasi Ubuntu 12.10...


Pada halaman "Where are you?", masukkan kota tempat Anda tinggal dan klik Continue.


Pada halaman ini (Keyboard layout), biarkan dalam pilihan default.


Isikan identitas pribadi dan password Anda pada halaman "Who are you?". Lihat contoh gambar.


Pada halaman "Choose picture", Anda diminta untuk memilih gambar user. Anda dapat memilih gambar yang sudah disediakan atau mengambil gambar melalui kamera.


Jika semua langkah di atas selesai, Anda hanya tinggal menunggu proses instalasi Ubuntu 12.10 selesai.


Finally, setelah proses instalasi selesai restart komputer Anda dengan meng-klik tombol "Restart Now" pada kotak dialog "Installation Complete".


Ketika komputer sudah hidup kembali, pilihlah Ubuntu pada menu grub yang muncul untuk masuk ke sistem operasi Ubuntu yang baru saja Anda instal dan selanjutnya Anda akan dibawa ke desktop Ubuntu 12.10 yang siap Anda gunakan.


Good Luck..

Sumber : SmilePedia

Jumat, 03 Mei 2013

Sejarah SSH


Oke teman-teman mungkin ada yang penasaran dengan sejarah SSH. Postingan saya kali ini akan membahas tentang sejarah SSH. Tapi saya mohon maaf sebelumnya, karena sejarah SSH saya comot dari Mas WIKI.
Pada tahun 1995, Tatu Ylönen, seorang peneliti di Helsinki University of Technology, Finlandia, merancang versi pertama protokol (sekarang disebut SSH-1) karena didorong oleh peristiwa serangan pembongkaran sandi di jaringan universitas. Tujuan dari pembuatan SSH adalah untuk menggantikan fungsi rlogin, TELNET, dan rsh protokol, yang tidak memberikan otentikasi kuat atau menjamin kerahasiaan. Ylönen merilis SSH sebagai freeware pada bulan Juli 1995, dan tool tersebut berkembang dengan cepat untuk mendapatkan popularitas. Menjelang akhir 1995, basis pengguna SSH telah tumbuh hingga 20.000 pengguna di lima puluh negara.
Pada bulan Desember 1995, Ylönen mendirikan SSH Communications Security untuk memasarkan dan mengembangkan SSH. Versi asli dari software yang digunakan SSH adalah berbagai potongan perangkat lunak bebas, seperti GNU libgmp, tetapi versi yang dikeluarkan oleh Secure SSH Communications semakin berkembang menjadi perangkat lunak berpemilik.
Pada tahun 1996, sebuah versi revisi protokol dirancang, SSH-2, yang tidak cocok dengan SSH-1. Fitur SSH-2 mencakup kedua fitur keamanan dan peningkatan perbaikan atas SSH-1. Keamanan yang lebih baik, misalnya, datang melalui algoritma pertukaran kunci Diffie-Hellman dan pemeriksaan dengan integritas yang kuat melalui kode otentikasi pesan. Fitur baru dari SSH-2 mencakup kemampuan untuk menjalankan sejumlah sesi shell melalui satu koneksi SSH.
Pada tahun 1998 ditemukan kerentanan yang digambarkan dalam 1,5 SSH sehingga memungkinkan masuknya konten yang tidak sah ke dalam aliran data SSH terenkripsi karena integritas data tidak mencukupi perlindungan dari CRC-32 yang digunakan dalam protokol versi ini. Sebuah perbaikan (SSH Compentation Attack Detector) diperkenalkan ke dalam banyak implementasi.
Pada tahun 1999, pengembang menginginkan versi perangkat lunak bebas untuk tersedia kembali seperti rilis 1.2.12, yang lebih tua dari program ssh asli, yang terakhir dirilis di bawah lisensi open source. OSSH Björn Grönvall ini kemudian dikembangkan berdasarkan basis kode ini. Tak lama kemudian, para pengembang OpenBSD menggunakan kode Grönvall untuk melakukan pengembanga yang lebih luas di atasnya, sehingga terciptalah OpenSSH, yang dimasukkan dalam rilis OpenBSD 2.6. Dari versi ini, sebuah cabang "portable" dibentuk untuk dapat memportingkan OpenSSH pada sistem operasi lain.
Diperkirakan, sejak tahun 2000, terdapat lebih dari 2.000.000 pengguna SSH.
Pada tahun 2005, OpenSSH adalah satu-satunya aplikasi ssh yang paling populer, yang diinstal secara default dalam sejumlah besar sistem operasi. Sementara itu, OSSH telah menjadi usang.
Pada tahun 2006, protokol SSH-2 yang telah disebutkan di atas, diusulkan untuk menjadi Standar Internet dengan penerbitan oleh IETF "secsh" work group dari RFC (lihat referensi).
Pada tahun 2008 sebuah kelemahan kriptografi ditemukan pada SSH-2 yang memungkinkan pengambilan sampai 4 byte plaintext dari aliran data SSH tunggal di bawah kondisi khusus. Namun hal ini telah diperbaiki dengan mengubah mode enkripsi standar OpenSSH 5,2.
Sekian postingan saya kali ini semoga bermanfaat bagi teman-teman walau artikel COPAS-an. hehehe

Salam Asem Telu...

Intro SSH

Asem Telu lovers akhirnya kita berjumpa lagi. Baik, kali ini yang akan di bahas di asem-telu.blogspot.com adalah SSH / Secure Shell / es teh dll. Mungkin ada dari temen-temen yang belum mengenal SSH dan tidak tahu dengan SSH, kalau begitu saya saya dengan bangga akan mengenalkan teman-teman dengan SSH, tapi maaf ya saya ga punya alamat dan nomor hape SSH.. #garing

Mungkin dimulai dari pengertian SSH kale yaaa... hehehe
Secure Shell atau SSH adalah protokol jaringan yang memungkinkan pertukaran data melalui saluran aman antara dua perangkat jaringan. Terutama banyak digunakan pada sistem berbasis Linux dan Unix untuk mengakses akun shell, SSH dirancang sebagai pengganti Telnet dan shell remote tak aman lainnya, yang mengirim informasi, terutama kata sandi, dalam bentuk teks sederhana yang membuatnya mudah untuk dicegat. Enkripsi yang digunakan oleh SSH menyediakan kerahasiaan dan integritas data melalui jaringan yang tidak aman seperti Internet. --Wikipedia
Masih belum mudheng juga? Astaghfilloh... Sungguh terlalu, tenang-tenang namanya orang belajar emang harus pelan-pelan dan teratur.
SSh dapat kita analogikan sebuah Jalan tol dimana tidak ada pengganggu ataupun maupun traffic lights yang dapat mengganggu kenyamanan kita dalam berlalu lintas.
Didalam internet banyak terdapat orang jahat yang bisa dengan leluasa mencuri data kita untuk hal-hal yang tidak kita inginkan, tapi kalau kita memakai SSH kita tidak mungkin kehilangan data, karena didalam SSH terdapat enkripsi data yang akan mempersulit orang awam hingga PRO untuk mengerti isi data tersebut. Jadi kita akan merasa aman dan damai dalam koneksi SSH.

Sekarang esensi SSH menjadi teracuni dan tercemar akibat keinginan manusia untuk selalu lebih dan lebih.misalnya di Indonesia terdapat kebijakan pemblokiran situs porno. Nah SSH merupakan salah satu cara untuk melarikan diri dari pemblokiran. Karena dalam SSH terjadi penembakan server luar negeri yang bebas akan pemblokiran situs. Dan lagi akses internet yang sangat mahal menuntut masyarakat indonesia untuk kreatif, yaitu dengan memanfaatkan cara kerja tuneling dalam SSH sehingga kaum GERETONGER (termasuk saya) dapat mendapatkan akses internet gratis tanpa kuota dan tanpa batas kecepatan.
mungkin saya rasa cukup postingan kali ini, di lain kesempatan mungkin saya akan membahas SSH lebih lanjut dan menunjukan cara memakai SSH. Jadi tetep stay tune ya di asem-telu.blogspot.com...

Salam GERETONGAN ala Asem Telu.....

Kamis, 02 Mei 2013

Intro Asem Telu

Selamat malam teman-teman Asem Telu semua.... Oh iya, pasti rencang-rencang sedoyo bertanya-tanya dalam hati. Kenopo kog jeneng blog'e Asem Telu? Tenang aja sang empunya bog datang untuk memberikan penceraha. #ngomong op kui.

Oke Asem Telu merupakan nama kampung yang dihuni oleh sangempunya blog. Kampung dimana sang empunya blog dilahirkan dan dibesarkan dari lahir hingga berumur 19 th. Kenapa hanya sampai berumur 19 tahun? Karena pada saat berumur 20 th, sang empunya blog mulai hidup semi nomaden #manusia purba. Maksudnya, sang empunya blog senantiasa berpindah-pindah dari Asem Telu CEPU ke Gunug Pati semarang. Maklumlah, namanya orang mencari ilmu. hehehe


Oh iya, sejarah kampung Asem Telu akan di uraikan sebagai berikut...
Dahulu kala terdapat seseorang yang memiliki ilmu kanuragan tinggi, entah siapa namaya saya luapa. Beliau merupakan orang pertama yang membabat suatu hutan (alas) yang akan dijadikan suatu tempat tinggal. Beliau menemukan Tiga Pohon asem yang sangat besar dan rimbun. asem tersebut tersebar di tiga tempat yang membentuk segi tiga. Kemudian beliau menamakan tempat tinggal tersebut Asem Telu.

Oke teman-teman mungkin kalau saya pulang ke asem telu bisa mengunggah beberapa photo keindahan kampung saya tercinta. tunggu "apdetnya" yaa...

Salam Asem Telu...

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...